GAMBARAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN
Abstract
Hipertensi pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang banyak diderita selama fase kehamilan. Hipertensi dalam kehamilan adalah terjadinya peningkatan darah setelah 20 minggu kehamilan >140 mmHg untuk sistolik dan >90 mmHg untuk diastolik tanpa protein urin dan hasil evaluasi laboratorium selama kehamilan dan kembali normal sebelum 12 minggu post partum. Adapun komplikasi paling umum dalam kehamilan yang membentuk triad bersama dengan perdarahan dan infeksi (Anam, 2019). Aktivitas fisik ialah seseorang dapat mempengaruhi kerja otot dan peredaran darah, begitu juga bila terjadi pada ibu hamil akan mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya usia kehamilan (Egan, 2017). Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu kinerja jantung menjadi lebih baik.Sesorang yang sering melakukan aktivitas fisik biasanya memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Mereka yang sering melakukan aktivitas mempunyai fungsi otot dan sendi yang lebih baik, karena organ organnya lebih kuat dan lentur (Elsanti, and Yulistika, 2016). Tujuan untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik terhadap hipertensi dalam kehamilan. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian surfey deskriptif. sampel terdiri dari 31 ibu hamil yang hipertensi. Hasil aktivitas ibu hamil yang hipertensi kategori cukup ? 600 MET sebanyak (61,29%) dan yang kategori tidak cukup > 600 MET sebanyak (38,71%)
References
Anam. (2019). Hipertensi Dalam Kehamilan Terjadi Peningkatan Darah Setelah 20 Minggu. Kesehatan Hospital Gowa, 6.
Egan, B. (2017). Physical Activity And Hypertension Retrieved From Centers For Disease Control And Prevention. p. Https:// Www. Cdc. Gov/ Physicalactivity/ Basics/ Pahealth/ Index. Ht. .
Indarwati., K. A. (2019). Kajian Aktivitas Fisik Ibu Hamil dalam Menjaga Kehamilannya di Wilayah Kerja Puskesmas Karangtengah Kabupaten Wonogiri. Jurnal Kebidanan Indonesia, 8-18.
Jayani, I. (2016 ). Pemberian Labu Siam Berimplikasi terhadap Perubahan Tekanan Darah Ibu Hamil Preeklamsia. . Jurnal Care, 36-44.
Magee Laura A, P. A. (2014). (2014) Diagnosis, Evalutiation,And Management Of The Hypertensive Disordes Of Pregnancy. Journal Obstetric Ginaecology Canada, 416-438.
Nurfatima, M. S. (2020). (2020). Faktor-Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Dalam Kehamilan Pada Ibu Hamil Trimester III. Journal Unifersitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 8-10.
Oktavia, E. R. (2020). Gambaran Karakteristik Ibu Hamil Dengan Hipertensi Di Puskesmas Tempel I. Universitas' Aisyiyah Yogyakarta jurnal.
Rambe, M. (2019). Factor Factor Yang Mempengaruhi Hipertensi Pada Kehamilan. Jurnal Ilmiah Maksitek, 2.
Ryska Andarista Ayu Ningtias, T. W. (2021). Hubuangan Usia Ibu Dan Usia Kehamilan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Kehamilan. Journal Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Bandung., 6.
Sulistiawati. (2022). Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil 20. Universitas Siliwangi Jurnal.
Yurianti R, D. (2020). Hubungan Umur Dan Gravida Ibu Dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Rajabasa Indah. . Jurnal Ilmu Universitas Muhammadiyah Palembang Kesehatan Indonesia, 2745- 8555.